Yayasan Supersemar Cicil Pengembalian Kerugian Negara

JAKARTA-Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM Datun) Kejaksaan Agung RI telah berhasil melaksanakan pemulihan keuangan Negara dari beberapa rekening Yayasan Supersemar.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung di Jakarta, M. Rum, Senin (19/03/2018).

Dikatakan Kapuspenkum, bahwa Yayasan Supersemar sudah membayar senilai Rp. 241,8 miliar ke negara terkait hukumannya. Hal itu berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan, yayasan tersebut harus membayar Rp. 4,4 triliun kepada Negara.

Lebih lanjut Kapuspenkum menyampaikan, eksekusi sebagian sudah dilaksanakan dalam bentuk rekening deposito/giro/rekening milik Yayasan Supersemar/Yayasan Beasiswa Supersemar di bank dengan total keseluruhan sebesar Rp. 241.870.290.793,62 yang saat ini berada di rekening Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan rekening RPL 175 PN.

“Sementara itu eksekusi terhadap aset belum dilakukan karena ada kendala. Total harta yang sudah disita masih dalam tahap penghitungan oleh pihak pengadilan,” terangnya.

Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mengabulkan permohonan eksekusi terhadap aset dan rekening Yayasan Supersemar. Saat ini PN Jaksel sedang memproses eksekusi terhadap rekening-rekening dan aset Yayasan Supersemar.

“Bahwa dalam rangka pelaksanaan putusan PK Mahkamah Agung nomor 140 pk/pdt/2015 8 Juli 2015. Menetapkan mengabulkan permohonan eksekusi lelang dan pencairan rekening yang diajukan oleh pemohon (Kejaksaan Agung) terhadap Yayasan Beasiswa Supersemar. Uang tersebut sebelumnya dieksekusi oleh PN Jaksel berdasarkan rekening yang disita. Kemudian setelah uang yang ada di rekening tersebut dicairkan, PN Jaksel menyerahkanya ke Kejagung untuk disetorkan ke kas negara.(r7/puspenkum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *