Setahun, Kejaksaan Sosialisasi Hukum ke 688 Sekolah dan 106 Pondok Pesantren

JAKARTA-Dalam setahun kemarin, Kejaksaan telah melakukan sosialisasi hukum terhadap remaja ke 688 sekolah tingkat atas dan 106 pondok pesantren.

Jaksa Agung, M Prasetyo mengatakan, dalam kurun waktu 2017 Kejaksaan diseluruh  Indonesia telah menyambangi 688 sekolah. Mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas.

“Program JMS bukan sekedar program pelengkap. Tapi program yang strategis dimana Kejagung mengenalkan secara dini di tingkat SD, SMP dan SMA,” ujarnya disela pemaparan Capaian Kinerja Kejagung 2017, Selasa (9/1).

Kejagung juga melaksanakan program Jaksa Masuk Pesantren (JMP). Dalam kurun waktu 2017, Kejagung telah melakukan penyuluhan di 106 pesantren.

JMP merupakan sarana pengenalan hukum kepada santri dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum sejak dini.

“Akan membentuk budaya anti korupsi dimana kelak mereka akan menjadi pengusaha dan birokerat yang sudah dibentengi dan taat hukum,” terangnya.

Kejagung juga berencana menghidupkan kembali Jaksa Masuk Laut agar masyarakat di daerah pesisir sadar dan taat dalam melalut.(Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *