PKPU Diharapkan Lahirkan Caleg Anti Korupsi dan Anti Narkoba

JAKARTA-Kejaksaan Agung (Kejagung) mengharapkan calon legislatif mendatang merupakan kandidat terbaik dengan diberlakukannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20/2018. PKPU ini di antaranya melarang mantan narapidana korupsi, kejahatan seksual terhadap anak, dan bandar narkoba mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) baik di tingkat DPRD maupun DPR RI.

“Semuanya, bagus semangatnya bagus. Masih ada banyak warga negara lain yang lebih bersih, yang diharapkan bisa lebih baik,” kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, dengan adanya ketentuan yang menjadi seleksi awal untuk menjaring kandidat yang tidak pernah terlibat korupsi. “Tidak akan terjebak, kalau mau menjadi anggota legislatif, ya yang terbaik, kecuali kalau tidak ada orang (lagi),” katanya.

Menurunya, KPU mempunyai kewenangan untuk membuat aturan soal penyelenggaraan atau pelaksanaan pemilu baik pilkada, pileg, dan pilpres. Indonesia merupakan negara hukum maka pelaksanaanya harus sesuai hukum.

“KPU memiliki peluang dan kewenangan membuat peraturan, sejauh itu berkaiatan dengan pengaturan pelaksanaan baik pilkada, pileg, pemilu dan seterusnya. Bagaimanapun kita negara hukum, hukum di atas segala-galanya sebagai acuan,” ujarnya.(rohmanonly@gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *