Pembobol Bank Mandiri Ditahan

JAKARTA- Direktur PT Tirta Amarta Bottling Company (TAB), Rony Tedy (RT) ditahan sebagai tersangka oleh jaksa penyidik pidana khusua (pidsus) Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi pembobolan kredit PT Bank Mandiri (Persero) Commercial Banking Center Cabang Bandung kepada PT TAB yang merugikan negara Rp.1,5 triliun.

“Penyidik melakukan penahanan terhadap RT, direktur sekaligus pemilik PT TAB selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Warih Sadono, Rabu (24/1).

Warih mengatakan, Rony Tedy merupakan pemohon kredit berupa kredit modal kerja (KMK), kredit investasi, deposito, dan letter of credit (LC) PT TAB kepada PT Bank Mandiri (persero), Tbk Commercial Banking Center Cabang Bandung tahun 2015.

“Dia penerima kredit dalam proses perpanjangan, dia merekayasa persyaratan-persyaratan. Yang kedua menggunakan tidak sesuai peruntukannya,” ujar Warih.

Waris mengatakan, penyidik juga telah menelusuri, menyita dan membelokir aset-aset tersangka guna kepentingan penyidikan. “Tapi kami tidak berhenti disitu, ini masih berjalan,” ungkapnya.Dalam kasus tersebut Kejagung juga telah menetapkan pejabat teras Bank Mandiri (Persero) Commercial Banking Center cabang Bandung yakni, Surya Baruna Semenguk (SBS) selaku Komersial Banking Manajer, Frans Eduard Zandra (FEZ) selaku Relationship Manager dan Teguh Kartika Wibowo (TKW) selaku Senior Kredit Risk Manajer.(jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *