Mantan Pejabat Pertamina Jadi Tersangka

JAKARTA-Mantan Manager MNA Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero), BK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi
penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia Tahun 2009.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan RI, M Rum mengungkapkan, BK telah menjadi tersangka seperti yang tertuang dalam Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: TAP-06/F.2/Fd.1/01/2018 tanggal 23 Januari 2018.

“Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Rum di Kejaksaan Agung, semalam.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan akuntan publik diperkirakan kerugian keuangan negara senilai US$ 31.492.851 dan AU$ 26.808.244 atau setara dengan Rp 568 miliar.

Rum menjelaskan, pada tahun 2009 PT Pertamina telah melakukan kegiatan akuisisi berupa pembelian sebagian asset milik ROC Oil Company Ltd di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia berdasarkan Agreement for Sale and Purchase -BMG Project tanggal 27 Mei 2009 senilai 31,917,228.00 dolar AS. “Dalam pelaksanaanya ditemui adanya dugaan penyimpangan dalam pengusulan Investasi yang tidak sesuai dengan Pedoman Investasi.”

Rum mengatakan, pengambilan keputusan investasi tanpa adanya kajian kelayakan berupa kajian secara lengkap dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris. Adapun saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini sebanyak 49 orang.(jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *