Korupsi Lintas Negara Kian Merajalela

JAKARTA-Jaksa diminta fokus menghadapi kejahatan korupsi lintas negara atau kejahatan korporasi. Di mana, saat ini beragam modus operandi pidana korupsi yang semakin merajalela dan menggurita. Hal itu terungkap dalam rapat kerja teknis Bidang Tindak Pidana Khusus yang diselenggarakan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Wakil Jaksa Agung, Arminsyah mengungkapkan, kejahatan korupsi telah bertransformasi bukan sekedar kejahatan yang lazim disebut white collar crime atau kejahatan kerah putih yang semula dilakukan di kalangan terdidik dan golongan elit penguasa saja, namun saat ini sudah berkembang menjadi kejahatan korporasi, berjamaah lintas negara. “Disamping itu, proses perkembangan hukum juga semakin dinamis yang ditandai dengan adanya berbagai perubahan norma hukum,” ujar Arminyh.

Dia mengatakan, saat ini juga dihadapkan pada sejumlah kendala diantaranya disharmoni peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis masing masing lembaga peradilan. Dimana, kesemua itu membawa perubahan yang cukup signifikan yang mewarnai dan memengaruhi upaya penegakan hukum.

Arminsyah menegaskan, penegakan hukum memberantas korupsi yang cerdas menjadi relevan diperlukan dalam kerangka menemukan dan merumuskan cara dan tindakan yang tepat untuk mewujudkan akselerasi pemberantasan korupsi ditengah kompleksitas dinamika dan problematika yang ada.

“Karenananya diperlukan upaya untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, kapabilitas, pengetahuan dan ketrampilan teknis penanganan perkara untuk mengidentifikasi setiap permaslahan secara seksama, arif untuk menyelesaikan tugas yang diamanahkan.”

Arminsyah berharap ada tahapan tahapan baku yang telah direncanakan secara matang, terukur dan kalkulatif sehingga dapat diimplementasikan dan dikendalikan dengan sebaik baiknya, untuk mengantisipasi segala hambatan dan kendala yang dihadapi serta mencari solusi yang tepat sehingga mampu mencapai hasil yang optimal.(r7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *