Kejari Banda Aceh Terima Tahap Dua Perkara Tipikor Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Propinsi Aceh Tahun 2011

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap dua) atas nama tersangka dengan inisial “H” dan “M” dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Propinsi Aceh Tahun 2011 senilai Rp.22.336.365.079,- (dua puluh dua milyar tiga ratus tiga puluh enam juta tiga ratus enam puluh lima ribu tujuh puluh sembilan rupiah) kepada Jaksa Penuntut Umum (P-16A) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, bertempat di kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Selasa (04/04/2017).

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh melalui Kasi Intel M. Zulfan Tanjung, “bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti ini dilaksanakan setelah penelitian berkas perkara dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti (P-16) Kejari Banda Aceh yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama tersangka dengan inisial “H” dan “M” dari penyidik Kejati Aceh sesuai surat Nomor : Print-223/N.1.5/Fd.1/04/2017 tanggal 03 April 2017 dan surat Nomor : Print-224/N.1.5/Fd.1/04/2017 tanggal 03 April 2017”.

Bahwa proses penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut berjalan lancar dan untuk kepentingan penuntutan, kedua tersangka dilakukan penahanan di rumah tahanan (rutan) dan dititip di Lembaga Pemasyarakatan Lambaro Aceh Besar”, jelas Kasi Pidsus. (Bsr)

Sumber: www.kejaksaan.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *