Jaksa Masuk Kampus Berhasil Minimalisir Kejahatan Mahasiswa

BANDUNG-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) telah meluncurkan program ‘Jaksa Masuk Kampus’ pada tahun 2016. Diluncurkannya Program tersebut sebagai upaya edukasi kepada mahasiswa mengenai kesadaran hukum.

Kepala Kejati Jabar, Setia Untung Arimuliadi mengatakan, indikator kunci keberhasilan program Jaksa Masuk Kampus yakni minimnya pelaanggaran hukum yang dilakukan oleh mahasiswa saat ini. Hal itu diakuinya setelah mendapatkan berkas dari penyidik Polri terkait kasus yang akan naik ke meja hijau.

“Allhamdulillah, kita bisa melihat parameternya adalah bahwa pelaku pelaku kejahatan yang masuk perkaranya melalui penyidik Polri yang diserahkan ke kejaksaan dari hasil invetarisir, jumlah mahasiswa yang melakukan pelanggaran boleh dikatakan sangat sedikit,” ujar Untung di Kampus Universitas Widyatama, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Selasa (29/8).

Kendati demikian, Untung masih khawatir dengan para mahasiswa yang masih tersandung hukum. Pasalnya saat ini tidak sedikit mahasiswa yang berurusan dengan hukum karena penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba itu menyerang pelajar, mahasiswa ada. Tapi untuk tindak pidana lainnya boleh dikatakan sedikit. Yang kita khawatirkan narkoba,” kata Untung.

Oleh karena itu untuk menghapus kekhawatiran tersebut, melalui program Jaksa Masuk Kampus diharapkan bisa menekan jumlah mahasiswa yang menyalahgunakan narkoba. Berbagai upaya edukasi dan pemahaman pun terus dilakukan agar para mahasiswa menjadi penerus bangsa dan bisa mengabdi ke masyarakat.

“Oleh karena itu, tugas pokok dan posisi Jaksa memberi pencerahan tentang sadar hukum agar menjadi penerus bangsa yang bermanfaat,” ujarnya.(K24)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *