Hukuman Pancung Tidak Bisa Diterapkan di Indonesia

JAKARTA-Jaksa Agung, M Prasetyo menilai perluasan hukum qisas di Aceh dengan menambahkan hukuman pancung sulit diterapkan di Indonesia.

“Hukum positif kita tidak mengatur masalah itu,” ujarnya, Jumat (16/3).

Menurutnya, jaksa sebagai eksekutor melaksanakan tata cara hukuman mati mengacu pada Undang-undang Nomor 2 Tahun 1964 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati atau UU No.2/PNPS/1964. “Jadi itulah yang menjadi acuan kita,” katanya.

Dalam undang-undang tersebut, juga disebutkan eksekusi terpidana dilaksanakan di depan regu tembak, “Bukan harus dipancung. Ditembak oleh regu tembak tapi jaksa yang memimpin pelaksanaannya. Tidak ada yang lain, di mata kita hukuman mati hanya didepan regu tembak,” tegasnya.(jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *