Dirut PT Strategis Management Diperiksa

JAKARTA-Direktur Utama PT Strategis Management, Arif Budi Satria diperiksa tim penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung). Arif diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur tahun 2011-2016 yang merugikan negara Rp 229,8 miliar.

“Yang bersangkutan menerangkan mengenai proses pembelian saham LCGP oleh dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M. Rum, Selasa (20/3).

Penyidik juga memeriksa staf bagian investasi dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur sebagai saksi. “Pemeriksaan pada pokoknya menerangkan mengenai proses investasi dana pensiun PT. Pupuk Kalimantan Timur dalam bentuk investasi property (apartement), kondetel, dan tanah,” tambah Rum.

Kasus ini bermula Dana Pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur (DP-PKT) dengan PT Anugerah Pratama Internasional (PT API) dan PT Strategis Management (PT SMS) telah melakukan perjanjian penjualan dan pembelian kembali saham PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (PT. DAJK) dan PT Eurekaa Prima Jakarta (LCGP) yang dapat dikategorikan sebagai “repurchase agreement”(repo).

Namun pembelian repo bertentangan dengan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 199/PMK-010/2008 tentang Investasi dana pensiun.

Akibat dari transaksi repo, Dana Pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp229.883.141.293 yang tidak bisa dikembalikan oleh PT Anugerah Pratama Internasional dan PT Strategis Management.(jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *