68 Saksi Diperiksa Untuk Kasus Korupsi di Pertamina

JAKARTA-Sebanyak 68 orang telah diperiksa oleh tim jaksa penyidik sebagai saksi kasus korupsi di PT Pertamina (persero). Dalam kasus ini sudah ada empat orang tersangka; mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan; Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina (Persero), Genades Panjaitan; mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan dan mantan Manager Merger & Acquisition (M&A) Direktorat Hulu PT Pertamina, Reinerius Bayu Kristanto.

“Tim penyidik melakukan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia Tahun 2009 telah memeriksa saksi sebanyak 68 orang,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI, M Rum kepada wartawan di Kejaksaan Agung, kemarin.

Rum mengatakan, terakhir, tim penyidik telah memeriksa dua orang saksi Komisaris PT Pertamina (persero) Tahun 2009, Umar Said dan Junior Legal Direktorat Hulu PT Pertamina, Tri Julianto. Umar Said diperiksa tentang proses investasi PT Pertamina terkait proyek di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia. Adapun Tri Julianto diperiksa mengenai pemilihan legal konsultan yang akan melakukan due diligence proyek Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia.

Rum mengatakan, tim jaksa penyidik telah menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pengusulan investasi yang tidak sesuai dengan pedoman investasi dalam pengambilan keputusan investasi tanpa adanya Kajian Kelayakan dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris. Akibatnya peruntukan dan penggunaan dana sejumlah 31,492,851 dolar AS serta biaya-biaya yang timbul lainnya 26,808,244 dolar AS tidak memberikan manfaat ataupun keuntungan kepada PT Pertamina. “Mengakibatkan adanya kerugian keuangan Negara sebesar Rp 568 miliar,” ujar Rum.(r7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *